Mengawali kalender akademik semester genap tahun 2026, MA Darul Ulum YPUI Banda Aceh menyelenggarakan ajang Madu Award. Acara penyerahan apresiasi yang sedianya dijadwalkan pada akhir semester ganjil tahun 2025 lalu ini terpaksa digeser pelaksanaannya akibat kondisi darurat hidrologi yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.
Meskipun baru terlaksana di awal tahun ini, semangat penghargaan tetap menjadi momentum penting untuk mengakui dedikasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta prestasi siswa sepanjang satu semester terakhir.
Madrasah menyerahkan penghargaan bagi tiga GTK yang telah memberikan kontribusi signifikan pada ajang GTK-PRESSA 2025. Penghargaan diberikan kepada Mariani Rahman SAg MA sebagai Kepala Madrasah Berprestasi, Marlita Sulaiman SAg sebagai Guru Inovatif, serta Dina Amanda yang menerima apresiasi atas dedikasi luar biasanya bagi perkembangan madrasah.
Tak hanya bagi tenaga pendidik, apresiasi berupa bingkisan dan hadiah juga diberikan kepada para siswa yang menunjukkan ketekunan belajar. Selain peraih juara kelas, penghargaan khusus diberikan kepada siswa yang sukses mengukir prestasi di berbagai kompetisi luar madrasah, baik di tingkat kota maupun provinsi.
Pihak madrasah berharap pemberian bingkisan ini menjadi pemantik optimisme baru bagi seluruh siswa untuk memulai semester genap dengan energi positif. Penyelenggaraan Madu Award kali ini pun menjadi simbol ketangguhan warga madrasah dalam merawat budaya prestasi di tengah tantangan alam.
Secara terpisah dalam sebuah pertemuan khusus, Pembina YPUI Banda Aceh, Drs Salahuddin Hasan turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya. Beliau menekankan bahwa konsistensi dalam memberikan penghargaan adalah kunci untuk menjaga mutu pendidikan. Beliau berharap pencapaian ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi di lingkungan MA Darul Ulum YPUI dimasa mendatang.